top_logo

Select language

PERSAMUHAN BODHICITTA MANDALA INDONESIA

... hati dan pikiran yang luhur ...

EDISI 5

 
Kebajikan Dana yang Sempurna
DONOR DARAH AMAL-6 PMVMK
 

    Salah satu kegiatan rutin PMVMK yang sudah terlaksana selama 3 periode ini merupakan yang pertamanya pada tahun 2006 ini (16/04). Dasar pemikiran dari Persaudaraan Muda Mudi Vihara Metta Karuna mengadakan kegiatan ini pada awalnya adalah tergerak oleh keadaan dimana terjadi bencana alam maupun wabah penyakit dimana-mana. Belum lagi jumlah grafik korban kecelakaan lalu lintas yang kian meningkat setiap tahunnya. Kegiatan kali ini mendapat sambutan yang cukup hangat terbukti dari jumlah pendonor yang meningkat 27,33 % dari kegiatan serupa yang digelar Desember 2005 lalu.
    Pihak PMVMK merencanakan kegiatan serupa akan terus digelar setiap 3 bulan sekali. Hal ini dimaksudkan untuk menghimpun kesadaran manusia untuk saling berbagi terhadap sesama. Sampai sekarang telah terhimpun sekitar 200 data pendonor yang telah menjadi bank darah apabila ada pihak tertentu yang membutuhkan dana darah tersebut. Selama 3 bulan terakhir telah diterima beberapa permintaan bantuan data pendonor antara lain yang memerlukan darah AB, yang disebabkan sulitnya mencari pendonor bergolongan darah AB.
    Tidak dapat dipungkiri kegiatan donor darah merupakan suatu kegiatan yang sangat positif karena mengajak para pendonor untuk menyumbangkan bagian tubuhnya yang sangat penting tanpa pamrih. Menurut Dharma yang pernah disampaikan oleh Y.M. Bhante Uttamo, mengatakan dana darah merupakan dana yang sempurna karena kedua pihak baik pendonor maupun penerima tidak saling mengenal dan benar-benar dilaksanakan dengan ketulusan hati untuk menolong sesama. PMVMK bertekad akan melaksanakan kegiatan serupa nantinya pada masa yang akan datang dan telah menjadi agenda tetap dalam kegiatan rutin PMVMK.

Illegal Loging Penyebab Terbesar Kerusakan Hutan Indonesia

    Selama sepuluh tahun terakhir, laju kerusakan hutan di Indonesia mencapai dua juta hektar per tahun. Selain kebakaran hutan, penebangan liar (illegal loging) adalah penyebab terbesar kerusakan hutan itu.
    "Selama 1985-1997, kerusakan hutan di Indonesia mencapai 22,46 juta hektar. Artinya, rata-rata mencapai 1,6 juta hektar per tahun. Ada empat faktor penyebab kerusakan hutan itu: penebangan yang berlebihan disertai pengawasan lapangan yang kurang, penebangan liar, kebakaran hutan dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian atau pemukiman.
Kebakaran hutan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia pada 1997, membuat hampir 70 persen hutan terbakar. Kerusakan hutan bertambah ketika penebangan liar marak terjadi. Penebangan liar telah merusak segalanya, mulai dari ekosistem hutan sampai perdagangan kayu hutan. Lantaran hanya dibebani ongkos tebang, tingginya penebangan liar juga membuat harga kayu rusak. Persaingan harga kemudian membuat banyak industri kayu resmi terpaksa gulung tikar.

    Selain itu, lemahnya pengawasan lapangan penebangan resmi juga memberi andil tingginya laju kerusakan hutan di Indonesia. Padahal, kriteria Direktoran Kehutanan mengenai Tebang Pilih Indonesia (TPI) sebenarnya sudah cukup baik dan sesuai dengan kriteria pengelolaan hutan yang telah dirumuskan dalam berbagai pertemuan ahli hutan se-dunia. "Tapi di lapangan, kriteria itu tidak berjalan akibat lemahnya pengawasan.
Walau demikian, para ilmuwan di Fakultas Kehutanan UGM masih optimis, hutan di Indonesia bisa dipulihkan dalam waktu 40 tahun. Caranya? Teknik pemuliaan pohon, manipulasi lingkungan serta pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan untuk memulihkan kembali hutan di Indonesia. Penanaman hutan secara intensif menjadi pilihan terbaik karena bisa diprediksi. Sehingga, kebutuhan kayu bisa diperhitungkan tanpa harus merusak habitat hutan alam yang masih baik.
    Memang, mempertahankan seluruh hutan di Indonesia tidak mungkin. "Tapi paling tidak, 50 persen hutan alam di Indonesia harus tetap dijaga keasliannya. Sisanya, bisa diusahakan menjadi hutan tanaman industri. Menjaga 50 persen hutan alam itu berguna untuk keseimbangan ekosistem, mempertahankan genetik tanaman dan menjadi sumber tanaman obat serta sumber makanan. Saat ini saja, UGM sudah menemukan tujuh tanaman hutan yang diperkirakan bisa menjadi bahan obat penyakit HIV.

Menyambut Peringatan ke-2550 Trisuci Waisak di Perguruan Buddhis Bodhicitta

    Dipimpin oleh 5 (lima) Bhikkhu yakni Y.M. Sudhayo, Y.M. Punnajato, Y.M. Khemanando, Y.M. Pannasami, dan Y.M. Sang Tek Sia San berasal dari Republik Rakyat Tiongkok dan 4 (empat) Samanera, Perguruan Buddhis Bodhicitta menyambut peringatan ke-2550 Trisuci Waisak di lapangan sekolah pada 24 April 2006. Acara yang diikuti oleh 700 (tujuhratus) murid, 30 (tigapuluh) guru, dan unsur pimpinan dari PG/TK, SD, SMP, dan SMA, juga dihadiri oleh Romo Ombun Natio dan Bapak Halim Sentosa.
    Trisuci Waisak adalah salah satu unsur haru besar agama Buddha yang menceritakan 3 (tiga) peristiwa bersejarah dalam perjalanan Siddharta Gautama yaitu kelahiran, saat mencapai penerangan sempurna, dan parinirvana. Ketiga peristiwa di atas terjadi pada bulan purnama di bulan Waisak. Dalam menyambut peringatan ini, nuansa buddhis juga diciptakan di lingkungan sekolah, antara lain mengadakan pembacaan Dhammapadda di setiap awal pelajaran pertama selama seminggu, demikian disampaikan oleh Bapak Syawaluddin selaku Ketua Panitia.
    Acara diawali dengan pindapatta (memberikan persembahan makanan dan obat-obatan) kepada anggota Sangha. Dalam Dhammadesana, Y.M. Khemanando menyampaikan tentang “Makna Waisak dan Etika Pergaulan” bagi umat Buddha dan diakhiri dengan pemandian Buddharupang. Seusai menyambut peringatan ke-2550 Trisuci Waisak, para anggota Sangha melakukan acara Visudhi Trisarana terhadap 80 (delapanpuluh) murid kelas 3 (tiga) SMA Perguruan Buddhis Bodhicitta di Bhaktisala sekolah.

Peresmian Poliklinik Metta Jaya oleh Bhiksu Nyanaprathama

    Sabtu, 01 April 2006 bertempat di Jalan Selam No. 23 Medan, Bhiksu Nyanaprathama sebagai Dewan Pendiri Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia meresmikan gedung baru Poliklinik Metta Jaya.
    Sebelumnya Polikilinik ini beralamatkan di Jalan Selam No. 15 Medan dengan status gedung disewa. Dalam Sambutannya Bhiksu Nyanaprathama menyampaikan banyak terima kasih kepada donatur dan simpatisan sehingga saat ini Poliklinik telah memiliki gedung sendiri.
    Poliklinik Metta Jaya telah melayani masyarakat jalan Selam dan sekitarnya sejak tahun 1998 hingga sekarang. Untuk tahun 2005 total pasien yang datang berobat ke Poliklinik Metta Jaya sebesar 5.945 orang, berarti dalam sehari kurang lebih 16-20 pasien mengunjungi Poliklinik Metta Jaya dengan berbagai macam jenis penyakit yang diderita. Tidak hanya sebatas mengobati, pasien Poliklinik Metta Jaya dengan kasus tertentu juga dirujuk untuk diobati ke rumah sakit baik yang ada didalam negeri maupun yang ada diluar negeri.
Peresmian Poliklinik ini di tandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bhiksu Nyanaprathama diikuti oleh donatur dan undangan lainnya.

Perpisahan “Mimi Mama” Guru Bahasa Mandarin dengan Siswa Perguruan Budhis Bodhicitta

    Medan, 13 April 2006 di Ruangan Multi Media Perguruan Buddhis Bodhicitta diadakan acara perpisahan antara siswa Perguruan Budhis Bodhicita dengan “Mimi Mama” panggilan akrab guru Mandarin.  Rossita atau Mimi Mama yang dalam pengabdiannya di sekolah Bodhicitta merasa terharu sekali atas perhatian yang diberikan oleh siswa-siswi untuk melepasa kepergiannya. Dalam Sambutannya “Mimi Mama” merasa berat untuk meninggalkan sisiwa bodhicitta, dan berjanji tidak akan melupakan siswa Bodhicitta walaupun dia telah kembali kenegaranya. Bapak Halim Sentosa  selaku Wakil Yayasan Perguruan Buddhis Bodhicitta mengucapkan banyak terima kasih kepada sang guru, semoga diwaktu yang lain Mimi Mama bisa kembali mengajar di Sekolah Bodhicitta. Acara perpisahan dengan Mimi Mama diisi dengan acara hiburan yang ditampilkan siswa Bodhicitta seperti menyanyi dan menari serta ditutup dengan foto bersama.

Sekolah SMP dan SMA Perguruan Budhis Bodhicitta Medan Terima Predikat Terbaik dari Badan Akreditasi Sekolah Nasional

    Berdasarkan keputusan sidang Badan Akreditasi Sekolah Nasional, SMP dan SMA Swasta Budhis Bodhicitta berhasil memperoleh Sertifikat Akreditasi Sekolah, yang masing-masing memperoleh predikat “A” (terbaik). Untuk SMA, nilai  yang diperoleh adalah 87,22 sedangkan SMP berhasil memperoleh nilai 90,73.
    Dalam dunia pendidikan Indonesia, sertifikat akreditasi merupakan barometer dari kelayakan sebuah institusi pendidikan dalam menjalankan operasional kegiatannya, yang mencakup beberapa aspek, diantaranya: kurikulum dan pembelajaran, administrasi dan manajemen, organisasi dan kelembagaan, sarana dan prasarana, serta peran serta masyarakat. Penilaian ini dilakukan oleh Badan Akreditasi Sekolah  Nasional (BAN), sebuah badan yang independen yang terdiri dari pihak akademisi dan pemerintah.
    Hal tersebut diatas tentu saja membawa angin segar bagi Perguruan Budhis Bodhicitta Medan yang sampai saat ini terus mengembangkan diri, baik dari kuantitas, peserta didik, sarana dan prasarana dan kualitas pengajaran.
    “Keberhasilan Perguruan Budhis Bodhicitta , khususnya tingkat SMP dan SMA dalam menerima sertifikat akreditasi dengan nilai yang sangat baik, tentu saja sangat mengembirakan buat kami. Namun , kita tidak berhenti sampai disini saja,” demikian Bapak Ir.  Halim Sentosa selaku Wakil Yayasan Perguruan Budhis Bodhicitta mengomentari keberhasilan ini. “Kami menyadari bahwa kehadiran Perguruan Budhis Bodhicitta di Kota Medan, masih tergolong baru. Namun kami berupaya untuk terus mempelajari hal-hal baru yang positif. Dengan demikian sertifikat yang telah diperoleh dengan susah payah dapa kita pertahankan dan tingkatkan. Selain itu juga kami tengah mempelajari karakter yang sesuai dengan landasan moral Budha Dharma, yang diharapkan dapat mendukung pembentukan sumber daya manusiayang berkualitas, baik secara pengetahuan dan spiritual.”
    Sampai saat ini, Perguruan Budhis Bodhicitta telah memiliki peserta didik sekitar 1500 orang murid, mulai dari tingkat PG/TK sampai dengan SMA. Selain itu Bodhicitta tengah merintis pembukaan Program Bodhicitta Computer Learning Center (BCLC), sebuah lembaga pembelajaran komputer khusus untuk orang dewasa gratis, yang diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat ini.







 

 

 
News | Gallery | Contact Us |
© 2007 Bodhicitta Mandala. All right reserved | www.bodhicittamandala.org
Powered by nusanet | www.nusa.net.id